Kenali Gejala dan Bahaya Keputihan Pada Wanita Hamil

Kenali Gejala dan Bahaya Keputihan Pada Wanita Hamil – Sebagian perempuan hamil tidak pernah mengeluhkan keputihan yang tiba-tiba dideritanya. Hal ini karena merasa tidak merasa terganggu. Padahal, jika dibiarkan berlarut-larut keputihan tersebut bisa membahayakan kehamilannya. Tak hanya dapat menyebabkan persalinan prematur (prematuritas), keputihan pada kehamilan juga dapat menyebabkan ketuban pecah sebelum waktunya serta kelahiran bayi dengan berat lahir rendah.

Kenali Gejala dan Bahaya Keputihan Pada Wanita Hamil

Kenali Gejala dan Bahaya Keputihan Pada Wanita Hamil

Kenali Gejala dan Bahaya Keputihan Pada Wanita Hamil

Itu sebabnya, sangat diajurkan pada ibu hamil agar segera melakukan pemeriksaan kehamilan tatkala mendapatkan dirinya mengalami keputihan. Apalagi jika keputihan tersebut mulai timbul gejala gatal-gatal yang sangat hingga cairan berbau. Kenali Gejala dan Bahaya Keputihan Pada Wanita Hamil

Dari bermacam keputihan, ada tiga jenis yang dapat terjadi pada kondisi hamil. Yaitu kandidosis vulvovaginal, vaginosis baterialis dan trikomoniasis.

Kandidosis vulvovaginal

Kandidosis Vulvovaginal dapat terjadi karena pertumbuhan berlebihan sel-sel jamur, kondisi yang memudahkan pertumbuhan tersebut antara lain: kehamilan, pemakaian kontrasepsi oral kombinasi, pemakaian antibiotika berlebihan, menstruasi, diabetes mellitus (kencing manis), penyakit-penyakit yang menurunkan daya kekebalan tubuh, kebiasaan irigasi/bilas vagina, cairan pembersih/pewangi vagina, vaginal jeli atau pemakaian celana dalam yang ketat dengan ventilasi yang kurang.

Gejalanya muncul cairan kental, berbau sangat tajam dan disertai dengan rasa gatal akibat cairan keputihan sudah mengiritasi dan membuat lecet vulva. Ibu hamil juga akan merasakan nyeri saat berkemih dan saat bersenggama.

Vaginosis Bakterialis

Adanya perubahan ekosistem dalam area genital. Yaitu keadaan menghilangnya jumlah laktobasili yang normal dan disertai oleh pertumbuhan berlebihan dari mikroorganisme lain dalam konsentrasi yang tinggi. Dibandingkan pada saat tidak hamil, frekuensi terjadinya Vaginosis Bakterialis pada perempuan hamil cukup tinggi sekitar 16-24 persen.

Gejalanya muncul cairan kental, berbau sangat tajam. Pada kondisi parah barulah muncul rasa gatal.

Trikomoniasis

Trichomonas Vaginalis, yaitu protozoa yang mempunyai flagel, pada manusia biasanya terdapat di uretra (saluran kemih). Ditularkan pada umumnya melalui hubungan seksual.

Ciri ciri keputihan wanita yang timbul berupa iritasi pada area genital, rasa panas, gatal dan nyeri yang dapat terasa di daerah vulva dan paha, perineum (kulit diantara vagina dan anus) , dapat pula disertai nyeri saat berkemih dan senggama. Dapat juga terjadi perdarahan bercak setelah senggama akibat kontak langsung dengan leher rahim yang meradang.  Keluar cairan keputihan yang berbuih dan berwarna putih keabuan atau berwarna kuning kotor kehijauan serta berbau busuk yang menusuk. Dalam kondisi parah, vagina dan leher rahim dapat bengkak dan meradang kemerahan.

Kenali gejala dan bahaya keputihan pada wanita hamil, sehingga Anda bisa mencegah bahaya yang muncul pada bayi Anda. Keputihan bukan hanya berbahaya bagi ibu hamil saja, namun juga berbahaya bagi bayi mereka. Bayi dan balita yang mengalami masalah keputihan bisa disebabkan karena hormon dan juga infeksi yang terjadi. Pemakaian dari minyak atau pemakaian bedak yang dilakukan dengan berlebihan pada daerah kemaluan bayi juga akan memicu dari terjadinya masalah infeksi. Dan sama seperti kasus keputihan wanita dewasa, jika keputihan bayi sifat dan baunya tidak ada serta tidak menimbulkan gatal, maka dianggap sebagai keputihan yang aman. Namun jika keputihan menyebabkan bayi menjadi kesakitan, menderita kemerahan pada vulva, menangis disaat buang air kecil, maka hal ini perlu diwaspadai. Sebaiknya segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan pada dokter yang dilakukan sedini mungkinuntuk bisa mendapatkan pengobatan yang lebih cepat lagi.

Cara Mencegah Keputihan secara Alami

Cara mencegah terjadinya keputihan wanita disaat sedang hamil adalah :

  1. Sebaiknya Anda menghindari penggunaan dari pemakaian air yang kotor dan kurang bersih disaat sedang membasuh daerah kewanitaan Anda yang paling utama adalah disaat Anda sedang menggunakan toilet umum.
  2. Sebaiknya selalu menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan dasar katun, dan selain itu sebaiknya hindarilah penggunaan dari celana dalam yang terbuat dari bahan sintetis dan hindari penggunaan celana jeans yang ketat.
  3. Jangan menggunakan panty liner sesering mungkin. Gunakanlah panty liner disaat Anda mengalami keputihan. Karena panty liner akan mengakibatkan daerah kewanitaan Anda menjadi lebih lembab.
  4. Segera mengganti pakaian dalam Anda jika memang Anda merasa agak lembab
  5. Bersihkanlah dengan teratur daerah kewanitaan yang dimulai dari arah depan ke belakang setelah Anda selesai buang air kecil dan selesai buang air besar. Hal ini merupakan salah satu hal yang bisa membantu dalam mengurangi resiko dari terjadinya serangan mikroorganisme yang masuk menuju ke kanding kemih dan juga daerah anus.
  6. Sebaiknya mulailah mengurangi jenis makanan yang manis dan juga semua jenis makanan atau minuman yang mengandung kafein di dalamnya.
  7. Sebelum Anda membeli obat-obatan yang bisa membantu mengatasi keputihan, maka sebaiknya lakukanlah konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan atau juga bidan Anda. Dan konsumsilah obat yang sudah diresepkan oleh dokter.
  8. Jika selesai mandi, pastikan bahwa keadaan organ intim Anada dalam keadaan benar-benar kering. Dan Anda bisa menggunakan handuk yang bersih untuk membantu mengeriingkannya dan sangat baik jika menggunakan tisu yang tidak ada kandungan wewangian di dalamnya.
  9. Keputihan wanita sebaiknya di hindari penggunaan dari pembersih vagina yang kadar pH nya tidak seimbang dengan kadar pH di dalam vagina Anda.

Kenali Gejala dan Bahaya Keputihan Pada Wanita Hamil


=====================================

>>> Obat Herbal Penyakit Keputihan Pada Wanita, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Keputihan Wanita and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *